Sedangkan Misi merupakan suatu tugas yang gereja tanggapi sebagai amanat atau perintah langsung dari Tuhan Yesus dalam rangka peranannya di dunia ini. Misi adalah inisiatif dari Allah. Ia mengutus umatNya untuk memproklamasikan Injil secara jelas. Misi bukanlah pilihan yang dapat dipertimbangkan tetapi misi adalah suatu perintah yang harus dilaksanakan. Tujuan dari misi yaitu memulihkan hubungan manusia dengan Allah, membawa orang mengenal satu-satunya Allah yang benar, dan memuliakan Allah. Misi juga merupakan rancangan damai sejahtera dari Allah untuk menyelamatkan dan menyatakan kerajaanNya di dunia, yang harus dikerjakan oleh setiap orang percaya lewat pelayanan kepada sesama.
Belas Kasihan Allah
Pekerjaan Tuhan, khususnya dalam pelayanan pastoral. Kedua adalah dasar pelayanan Tuhan Yesus (36). Alkitab berkata bahwa tergerakah hati Yesus oleh belas kasihan Jadi kasih Kristuslah yang harus menguasai hamba-hamba Tuhan di dalam pelayanan (II Korintus 5:14-15). Sama seperti Allah Bapa mengutus Yesus karena mengasihi isi dunia ini (Yohanes 3:16), demikian juga orang percaya melayani dan hidup bagi Allah karena kasih. Bukan melayani karena “terpaksa” atau ‘jadwal” (untuk keteraturan saja). Contoh: Orang Farisi dan Ahli Taurat melayani Allah secara legalitas (diumpamakan seperti pohon ara yang banyak daunnya / berlimpah-limpah di dalam daun keagamaan, tetapi tidak berbuah / mandul dalam buah kebenaran - Markus 11:12-14). Ketiga adalah motivasi pelayanan Tuhan Yesus (bd. Yohanes 4:34). Motivasi pelayanan Yesus adalah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya. Ketaatan melakukan Firman Allah.

