Kamis, 17 Juni 2021

DOA MENDATANGKAN KELUPUTAN

TEMA: DOA MENDATANGKAN KELUPUTAN 1 Samuel 7:2-14, NP Yeremia 33:3,Maz 50:1-15 Seperti Apa Doa yang Mendatangkan Keluputan?

 

1.Berbalik Sepenuh Hati (2-4) Samuel menyampaikan apabila bangsa Israel berbalik kepada Allah, dengan hati yang tulus, murni penuh kesungguhan, maka Ia akan melepaskan bangsa itu dari penderitaan. Allah memberikan, perlidungan serta berkat perlindungan. Berbalik kepada Allah dengan sepenuh hati, maka mereka tidak akan ditindas lagi selama dua puluh tahun oleh Filistin, kanapa mereka ditindas bangsa Filistin, disebabkan Israel tidak pernah sungguh-sungguh beribadah kepada Tuhan.mereka sebenarnya masih menyembah dewa-dewa Kanaan. Itulah sebabnya, keluhan Israel atas penindasan Filistin dijawab oleh Allah.Samuel Samuel menyerukan untuk berbalik kepada Allah dengan sepenuh hati, ajakan pertobatan ini merupakan bukti bahwa Israel bertobat, mereka meninggalkan semua ilah asing atau asytoret. Firman Tuhan mengingatkan Kita, Allah kita yang Elshaday, Allah mengerti pergumulan kita, Allah tidak memberikan pencoaaban melapaui kekuatan kita, kuat dan teguhkan hati kita, marik kita berharap dan berpaling kepada Allah,dekatakan diri kita, sebab tangan Tuhan akan terbuka kepada orang yang berseru dan berharap kepadaNya. berbaliklah dari hidup kita yang sia-sia, berbalik dari sikap hati yang masih menduakan Allah, hendaknya kita berkata tidak ada Allah lain yang disembah, hanya satu-satunya Allah dan melalui Tuhan Yesus Kristu yang menjawab pergumulan kita dan Allah yang menyelamatkan kita.

 

2. Sedia Mendengar (5-7) Samuel dipakai Allah supaya menyampaikan perintah Allah kepada segenap bangsa Israel, supaya berkumpul di Mizpa dan membersihkan diri. Segenap umat Israel sedia mendengar apa yang sudah disampaikan oleh Samuel, kemudian mereka membersihkan diri dengan air, sebagai bukti kesedia hati mereka taat kepada Allah. mereka berdoa dan berpuasa serta menyesali setiap dosa-dosa mereka dihadapan Allah. Kemudian Samuel berdoa kepada Allah untuk umat-Nya supaya mereka diberkati oleh Allah. Kita diingatkan untuk sedia mendengar suara Tuhan disampaikan melalaui orang yang rohani yang diurapi oleh Tuhan. Berbicara melalau Firama-Nya dalam hati kita, saat masalah menerpa kita, kita belajar mendengar suara Tuhan, kita harus memeriksa diri dengan jujur kalau-kalau ada dosa yang harus diakui dihapan Allah. kita menjalani hidup ini dengan setia melakukan kehendak Tuhan. Allah mempuyai rencana yang indah kepada kita, marilah sedia mendengar Suara Allah,lebih banyak mendengar daripada berbicara,merilah kita sedia mendengar suara Allah yang terus berbicara dalam hati kita, belajar dari Samuel marilah kita menjadi saksi Kristus untuk menjadi penyabung pesan Allah, kepada orang-orang yang hidup dalam dosa dan pergumulan supaya mereka diberkati diselamatkan,turuti dan adalkan suara roh kudus yang memimpin kehidupan kita tiap-tiap hari.

 

3. Jangan Pernah berhenti Berdoa (8-14) Pada ayat(8) “janganlah berhenti berseru bagi kami kepada Tuhan Allah kita” supaya kami dieselamatkan dari tangan orang filistin itu. Orang-orang Israel dengan iman ada kuasa, ada mujisat, mereka menyakini kuasa dalam pujia doa kepada Allah, bukti iman bahwa Allah akan menjadi penyelesai bagi setiap pergumulan mereka, Yaitu Allah sendri yang beperang membela mereka dari penidasan bangsa filistin, bangsa Israel menang dan berkata Eben-Haezer,sampai disi Tuhan menolong mereka. kita diingatkan untuk terus berdoa, terus berdoa kepada Allah, dalam setuasi apapun yang kita alami, melalu doa kita berarti kita menyakini Allah kita berkuasa,ada muzisat dan pertolongan Allah tidak akan terlambat. Kita meyakini Allah merupakan pemimpin yang membawa kemenangan,Tuhanlah yang telah membela umat-Nya dari Filistin, Allah yang sama menjadi penolong kita, sehingga kita berkata Eben-Haezer samapai disini Tuhan Menolong. amin