Jumat, 17 Juni 2022

Pelayanan Konseling

 

Pelayanan Konseling




Pelayanan Konseling
Jemaat mula-mula bersekutu dalam kesatuan hati dan dalam kesederhanan,mereka melakukan hal itu sebagai rasa kersama bahwa gereja Tuhan itu adalah satu dalam kesatuan  (Roma 10: 9 Filipi 2: 6-11, 1 Timotius 2: 5) sudah melakukan konsling saling menguatakan.Pertama, konseling Kristen merupakan satu bentuk pelayanan yang sifatnya membantu. Konseling Kristen dapat dilakukan oleh para hamba Tuhan ataupun orangorang Kristen sendiri yang dididik dan

latihan dari konselor Kristen untuk menolong, menguatkan orang lain berdasarkan pada kebenaran Firman Tuhan. Konseling Kristen yang efektif juga dapat dilakukan oleh kaum awam, orang-orang yang takut akan Tuhan, jujur, sensitif, bertangung jawab, dan mau membagikan kasus-kasus yang sulit kepada konselor yang lebih berpengalaman. Dasar pelayanan konseling Kristen yaitu Firman Allah yang tertulis, yaitu standar kebenaran untuk menilai dan mengubah setiap sikap tingkah laku manusia

Konseling  Berlandaskan Alkitab

Setiap konsep bimbingan Alkitabiah harus dibangun atas dasar pemikiran bahwa sungguh ada pribadi Allah yang tidak terbatas yang telah menyatakan diriNya melalui Yesus Kristus. Firman yang hidup. Firman Allah dinyatakan melalui Alkitab harus menjadi standar kebenaran yang mutlak. Tujuan konseling Kristen secara spesifik memiliki sasaran yang paling utama dan yang terutama dalam pembimbingan yaitu memperkenalkan konseli kepada Yesus Kristus dengan kuasa Roh Kudus dan kasih karunia Allah dan membantu konseli agar berubah menjadi seperti Kristus. dengan Alkitab orang Kristen dapat membantu orang bisa terbuka dengan apa yang akan dikatakan oleh Firman Tuhan sebagai landasan untuk dapat bepijak supaya tidak salah langkah. Kemudian Roh Kuduslah yang dapat membuat orang dapat memampukan dalam konseling.


Konseling Terhadap Kuasa Gelap

Keterlibatan dengan okultisme berarti penglibatan diri dengan kuasa kegelapan dan gaib agar mengalami hal-hal yang rahasia, aneh dan misterius. Istilah okultisme dipakai untuk menyebut kepercayaan atau praktek-praktek yang menyangkut tentang hal-hal yang gelap, rahasia, tersembunyi dan khususnya tentang iblis dan setan-setan. Bentuk-bentuk okultisme atau ilmu gaib lainnya yang biasa dipakai untuk meramalkan nasib seseorang misalnya: astrologi, horoskop, chronomancy, geomancy, penyembahan berhala. Penyembahan kepada arwah leluhur dengan jimat. Ketiga, akibat yang dapat ditimbulkan karena keterlibatan dengan praktek okultisme:

Dosa berasal dari kehendak iblis. Tuhan Allah telah menjadikan malaikat-malaikat dengan kehendak yang bebas, dan hal itu akan menjadi baik asal dipimpin dengan baik. Jadi rupanya dosa mulai ada ketika iblis mendurhaka kepada Allahpertama, kehidupan persekutuan anggota gereja dengan Tuhan menjadi rusak, sebab terlibat dengan okultisme merupakan kekejian bagi Tuhan. Kedua, pandangan rohaninya terhadap kebenaran Allah dan anugerahnya kurang jelas karena cengkeraman dan kekuasaan iblis atas manusia yang telah terlibat dalam praktek okultisme itu. Ketiga, secara praktis orang-orang semacam ini tidak tertarik terhadap hal-hal rohani atau hal-hal yang menjadikan rohaninya bertumbuh seperti membaca Firman Tuhan, berdoa dan beriadah dengan sungguh-sungguh.