Rabu, 05 Juli 2023

Mengenali Pemimpin yang Efektif

 EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN

Adapun tanda-tanda pemimpin yang efektif adalah sebagai berikut:
Mengenali Pemimpin yang Efektif

Pemimpin yang efektif  mempuyai ciri-ciri sebagai berikut:


1. Kebiasaan.

Pemimpin harus mengembangkan sikap untuk mewujudkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, yang berhubungan dengan kepribadian. Seorang pempimpin yang efektif adalah pemimpin yang dibentuk, terbentuk dan membentuk diri menjadi manusia yang efektif. Tekanan utama untuk menjadi pemimpin efektif adalah pada kualitas diri yang tinggi ( secara rohanita, moral, pengetahuan, serta keahlian ). Menjadi pemimpin yang efektif berarti bertanggung jawab menjadi ( efektif )  serta mengekspresikan diri sebagai efektif secara praktis ( keberadaan ) dalam kenyataan hidup dan kerja, hanya dapat diwujudkan oleh seorang pemimpin yang dewasa dalam karakter, tabiat dan prilaku.  Di bawah ini kita akan melihat tujuh kebiasaan atau ciri-ciri orang-orang yang efektif tidak efektif:

 Dua kebiasaan pemimpin yang efektif:

a. Pemimpin harus selalu berada di tempat kerja.

Keberadaan dan disiplin pemimpin akan mempengaruhi bawahannya

b. Pemimpin harus selalu berhubungan dengan staff, tetapi mebiarkan mereka terus bekerja tujuannya untuk berhungan dengan staffnya adalah memberi motivasi dan dorongan agar mereka tetap bekerja dengan lebih giat. 

Tujuh kebiasaan orang-orang yang tidak efektif

a. Bersifat reaktif, meragukan diri sendiri dan mempersalahkan orang lain

b. Bekerja tanpa tujuan yang jelas, dan hanya dalam hanya dalam pikiran.

c. Mendahulukan hal yang lebih penting.

d. Memikirkan menang kalah

e. berusaha untuk pertama kali dimengerti

f. Jika anda tidak dapat menang, menyerah

g. Takut akan perubahan dan menunda perbaikan. 

2. Penampilan

Penampilan pemimpin akan menentukan penggaruh terhadap bawahan ia harus tampil selalu semangat dan optimis mempertahan kebiasaan mendengar, kurang bicara atau mendengar dua kali barulah mendengar satu kali. Kehadiran dan sikap, perhatian serta pembicaraan akan memberi pengaruh serta dorongan yang kuat dan semangat hidup serta bagi bawahannya.

3. Sikap 

Sikap khusus yang merupakan ketrampilan pemimpin adalah terbiasa bersikap sistem matis, komunikatif dan terbuka terhadap bawahan. Sikap ini dengan sendirinya mendorong mereka untuk bersikap terbuka penuh perhatian terhadap pemimpin serta siap dan sigap untuk bekerja. 

Demikian ciri-ciri sikap dan prilaku pemimpin yang baik dalam menjalin komunikasi: 

Sikap.

1. Saya tidak berprasangka buruk; saya tidak mempertanyakan ketulusan atau kewarasan anda.

2. Saya memperhatikan hubungan kita dan ingin menyelesaikan perbedaan presepsi ini. Tolong bantu saya melihat perbedaan ini dari sudut pandang anda.

3. Saya terbuka terhadap pengaruh dan siap berubah.

Perilaku.

1. Mendengar untuk memahami.

2. Berbicara untuk dipahami.

3. Memulai dialog dari suatu titik acuan yang sama atau titik persetujuan bersama, dan bergerak berlahan-lahan menuju wilayah sengketa.  

4. Kaderisasi.

Pemimpin yaing efektif akan selalu memikirkan dan berurus dengan mengaderkan pemimpin baru. Pengkaderan begitu penting baginya untuk peningkatan mutu serta intesitas dan ekstensitas serta kontinuasi kerja. Pengkaderan juga bermanfaat untuk menopang kelangsungan hidup dan kerja yang menjamin kelancaran suksesi kepemimpinan.

5. Perilaku

Pemimpin efektif memiliki perilaku kepemimpinan yang ajeg dalam kenerja. Perilaku yang ajeg membawa pengaruh yang dalam terhadap efektifitas kepemimpinanya. Perilaku yang baik dari seorang pemimpin akan terjadi apabila seorang pemimpin tersebut memiliki karakter yang baik. Demikian karakteristik pemimpin yang efektif:

a. Terus menerus belajar dan belajar.

b. Berorientasi pada pelayanan.

c. Memancarkan energi positif.

d. Mempercayai orang lain.

e. Menjalani kehidupan seimbang.

f. Memandang kehidupan sebagai suatu petualangan.

g. Senergis dan berlatih demi perbaikan diri. 

Pemimpin-pemimpin karakter yang kuat memiliki kekuasaan, martabat, dan integrasi. Karakter berkembang saat pikiran dan hati memerintah kehendak untuk menerima kuasa kebajikan yang menghasilkan nilai dan tingkah laku yang baik.  Dari karakter yang baik ini maka akan menimbulkan perilaku yang baik dan efektif khususnya berkaitan dengan bidang-bidang berikut:

a. Pemimpin harus menetapkan, mengkomunikasikann dan menjaga tujuan sehingga tetap jelas bagi diri dan bawahan.

b. Pemimpin harus membuat keputusan, menjelaskan dan mengefektifitasnya

c. Pemimpin terus secara konsisten mengangkat, mengendalikan dan mengembangkan sumber daya manusia, keuangan, dan peralatan.

d. Pemimpin harus mengantisipasi timbulnya masalah dan siaga mengatasinya

e. Pemimpin harus tetap memilihara standar kerja prima bagi diri dan semua bawahan yang dipimpinya

f. Pemimpin harus mempu mengantisipasi dan mengatasi perubahan. Disini pemimpin harus bersikap proaktif dan sesitif.